Baznas Kaltim Diharapkan Bantu Bangkitkan UMKM

img

(Hadi Mulyadi)


SAMARINDA-Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sektor yang cukup terdampak pada kondisi pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi  mengharapkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim dapat membantu mereka melalui program yang ada di Baznas.

" Dampak pandemi Covid-19 sekarang ini, terjadi perlambatan perekonomian, oleh karena itu, kami harapkan Baznas Kaltim maupun Baznas kabupaten/kota dapat membantu bangkitkan UMKM dengan    memberikan permodalan," kata Hadi Mulyadi kepada poskotakaltimnews.com , usai membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penyusunan RKAT 2021 dan Pelatihan  Satuan Audit Internal (SAI) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Kaltim yang dilaksanakan Baznas Kaltim,  yang digelar di Groovy Room Hotel Harris Samarinda, Jumat (4/12/2020) lalu.

Di tengah meningkatnya penyebaran virus Covid-19,  Hadi Mulyadi  juga  meminta Baznas  tetap berupaya memberikan pendampingan usaha kepada para mustahik binaan dan masyarakat umum.

Menurut mantan legislator Karang Paci dan senayan itu, UMKM memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi Nasional,  Dampak pandemi yang dirasakan oleh  sebagian besar pelaku UMKM dapat menghambat  pertumbuhan perekonomian nasional.

Pada masa pandemi ini, UMKM mengalami beberapa masalah, antara lain penurunan penjualan, permodalan, distribusi produk yang terhambat,kesulitan bahan baku serta permasalahan lainnya.

" Kita harapkan tidak hanya perbankan, tetapi Baznas   pelaksanaan programnya  tentunya akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan taraf hidup tidak hanya kepada anggota di dalam kelompok tetapi juga masyarakat sekitar tempat usaha.

“Kepada stakeholder lainnya baik pemerintah daerah, Baznas provinsi/kabupaten/kota, maupun pihak swasta untuk merapatkan barisan saling bahu membahu membantu UMKM tetap berdaya di tengah terpaan krisis pandemi ini,” ujarnya.

Hadi Mulyadi mengatakan UMKM memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional.  Dampak pandemi yang dirasakan oleh

sebagian besar pelaku UMKM dapat menghambat pertumbuhan perekonomian nasional. Pada masa pandemi ini, UMKM mengalami beberapa masalah, antara lain penurunan penjualan; permodalan, distribusi produk yang terhambat,kesulitan bahan baku; produksi barang menurun.

" Oleh karena itu dalam menjaga katahanan ekonomi nasional, maka para pelaku UMKM harus dibantu, sehingga bisa bangkit kembali ditengah keterpurukan akibat pandemi Covid-19, tidak hanya pemerintah daerah, stakeholders, lembaga perbankan, swasta tidak terkecuali Baznas juga bisa turut andil dalam membantu para pelaku UMKM," pesan Hadi Mulyadi (mar/poskotakaltimnews.com)